Dosis Pakai Atau Aturan Pakai Jelly Gamat
Ikuti cara konsumsi dan aturan minum Jelly gamat luxor di bawah ini agar, untuk hasil kerja lebih optimal.
Siapa saja yang boleh minum Jelly gamat Luxor?
Jelly gamat adalah makanan kesehatan alami dari ekstrak teripang Sticophus hermanii. Teripang merupakan hewan laut yang secara tradisional, turun temurun telah digunakan sebagai pengobatan tradisional khususnya oleh bangsa melayu dan china. Mereka mengonsumsi gamat untuk menguatkan tubuh sekaligus memulihkan kondisi tubuh dari penyakit seperti hipertensi, luka, diabetes dan asma. Jelly gamat Luxor dapat dikonsumsi oleh semua golongan usia dewasa maupun anak-anak. Dengan dosis yang sesuai Jelly gamat dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, dan memelihara kesehatan.
Dosis aturan minum Jelly gamat luxor
Aturan minum Jelly gamat luxor, dikonsumsi dengan takaran / dosis sbb :
| Bayi < 1 tahun | 1-2 sendok teh per hari |
| Balita & Anak – anak | 1 – 2 sendok makan per hari |
| Dewasa | 3×1 sendok makan per hari |
| Lansia / dewasa dengan keluhan penyakit | 3×2 – 3×3 sendok makan per hari |
Aturan minum Jelly gamat luxor ini dapat disesuaikan dengan kondisi ybs. Contoh : apabila penderita Diabetes Mellitus dengan gula darah tinggi dapat mengonsumsi 3×3 sdm per hari. Apabila dalam 2-3 minggu sudah terjadi penurunan gula darah maka dosisnya dapat dikurangi secara bertahap.
Apabila terkena Demam Berdarah Jelly gamat dapat diminum 1-2 sendok makan tiap jam (dibarengi dengan spirulina pacifica 3×10 tablet /hr), untuk mencegah trombosit turun drastis. Apabila trombosit mulai membaik maka cara konsumsi Jelly gamat luxor dan spirulina pacifica dapat menggunakan dosis standar kembali.
Apabila saat ini masih mengonsumsi obat dokter apakah dapat minum Jelly gamat luxor juga secara bersamaan? Ya. Jelly gamat luxor tetap dapat diminum pada saat seseorang sedang dalam perawatan dokter / minum obat dokter. Cara konsumsi Jelly gamat luxor dapat diminum sebelum makan atau 1 jam setelah atau sebelum minum obat dokter. Jelly gamat luxor adalah makanan kesehatan yang tidak berefek buruk bagi kesehatan apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat dokter.


